WBTB

Home / WBTB
Ditetapkan 27 Oktober 2016

Ayam Lodho

Bagi masyarakat Trengalek dan sekitarnya, lodho merupakan salah satu makanan yang cukup mahsyur. Selain rasanya yang lezat, lodho juga merupakan makanan yang sarat akan makna. Makanan ini terbuat dari ayam yang bercita rasa pedas gurih. Sekilas, ayam lodho mirip dengan opor. Namun, perbedaan yang mencolok adalah kuah santannya yang kental, dengan aksen pedas cabai serta aroma bakar yang wangi.  Bahan utama dari ayam lodho ini adalah ayam kampung. Meski sekarang tidak jarang ditemukan lodho dari ayam boiler, namun ayam kampung masih menjadi pilihan utama untuk memasak lodho. Ayam kampung dipilih karena selain teksturnya yang lebih padat dan rasanya yang lebih gurih, juga mempunyai kandungan gizi yang lebih tinggi. Selain itu, kadar lemak yang terdapat di ayam kampung juga lebih sedikit dibanding dengan ayam boiler. Terakhir dan yang paling penting, ayam kampung relatif terbebas dari zat kimia, sehingga lebih sehat untuk dikonsumsi. Sebelum dimasak, ayam kampung dibelah di bagian dada ke bawah dan dibentangkan hingga terbuka lebar. Biasanya digunakan gapit yang terbuat dari bambu untuk menjaga agar ayam tetap terbuka. Setelah itu, ayam dipanggang hingga berubah warna.,Untuk menambah cita rasa gurih, sebelum dibakar, ayam dilumuri dengan garam. Setelah setengah matang, ayam lodho kemudian dimasak dengan bumbu khas Nusantara, seperti ketumbar, merica, cabai, daun salam, daun jeruk, kunyit, santan dan sebagainya. Dengan cara memasak yang khas, ayam kampung tersebut berubah menjadi makanan yang sangat lezat. Ayam lodho tidak dimakan sendiri, sego gurih (nasi uduk) dan kulupan (urap) wajib hadir sebagai pelengkap sajian ayam lodho. Kelengkapan sajian makanan ini biasa disebut dengan lodho sego gurih. Lodho awalnya bukan semata-mata kuliner pengganjal perut. Makanan ini adalah makanan yang sarat makna dan merupakan salah satu instrumen yang harus ada dalam pelbagai ritual adat Jawa, termasuk slametan (selamatan). Dalam slametan, makanan ini menjadi umborampe (kelengkapan) primer. Keberadaan olahan ayam dalam berbagai ritual adat Jawa mengisyaratkan kedekatan kultural manusia Jawa dengan ayam. Bila dilihat secara umum, ayam adalah hewan yang paling dekat dengan manusia. Ayam cukup mudah dipelihara dan bisa menjadi sumber pendapatan dan sarana pemenuhan gizi.Konon masakan ini berasal dari daerah Mataraman dan warisan dari Kerajaan Majapahit. Dahulu juga masakan ini hanya untuk acara penting di daerahnya dan hingga sekarang masakan ini tetap disakralkan masyarakat sekitar untuk acara seperti tasyakuran, pesta pernikahan dan lain-lain. Akan tetapi seiring berjalanya waktu masakan ini banyak dijual diberbagai tempat khususnya daerah asalnya Trenggalek, Lodho ini Sangat dikenal di masyarakat luas, baik masyarakat di Kabupaten Trenggalek ataupun luar Kabupaten Trenggalek, dan Lodho ini dimanfaatkan oleh masyarakat di dunia usaha dengan membuka warung makan yang menyediakan Lodho sebagai hidangan utamanya baik di dalam kabupaten Trenggalek ataupun luar Trenggalek. Adapun warung makan yang cukup terkenal dan menyediakan lodho sebagai menu utamanya seperti ayam lodho pak Yusuf yang cabangnya tidak hanya di trenggalek melainkan sudah ada yang diluar Trenggalek, Latina, Rumah makan mekarsari dan banyak tempat lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu-satu karna cukup banyaknya warung makan yang menyediakan Lodho di Trenggalek ini. Untuk di bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek dalam rintisan desa wisata mengusung Lodho sebagai salah satu daya tarik atau nilai jual dengan membuat kampung Lodho Trenggalek di Desa Kerjo Kecamatan Karangan.